“>

(189 PERTANYAAN YANG DAPAT MENUNTUN MEREKA KEPADA AGAMA NABI SAW DAN AHLUL BAIT)

OLEH

Sulaiman ibn Shalih al-Kharasyi

diterjemah dan disajikan

oleh Abu Hamzah al-Sanuwi

2. Orang syiah mengklaim bahwa Abu Bakar dan Umar adalah kafir (munafiq), kemudian kita dapati Ali Radhiallahu ‘Anhu , yang dia itu imam ma’shum menurut syiah telah rela dengan kepemimpinan (khilafah) mereka berdua dan berbaiat kepada keduanya secara berurutan, dan tidak pernah membangkang kepada keduanya. Ini mengharuskan:

  • Ali tidak ma’shum, karena telah membaiat dua orang kafir yang zhalim, menetapkan dan mendukung keduanya. Ini merusak kema’shuman dan menjadi penolong bagi orang zhalim. Maka mustahil ia ma’shum
  • atau menunjukkan bahwa apa yang dilakukan Ali itu benar karena keduanya adalah khalifah yang  mukmin, jujur lagi adil. Sehingga dengan demikian syiah telah menyalahi imam mereka, karena telah mengkafirkan keduanya, mencelanya,. mencaci makinya dan tidak rela kepada kekhilafahannya.

Maka kita bimbang: apakah kita harus mengikuti langkah Abul Hasan radhiyallahu ‘anhu atau mengikuti syiahnya yang durhaka?!!